CARA PALING MUDAH MENGENDALIKAN EMOSI
Apakah Anda sering mengalami keadaan dimana emosi negatif anda kadang mendominasi gerak anda ? Hal inilah yang terkadang mempengaruhi prilaku dalam pergaulan sehari-hari.
Emosi adalah reaksi psikilogis dan fisiologi yang sering di identikkan dengan perasaan marah. Ketika seseorang sedang dalam emosi maka jiwanya akan bergejolak dan menimbulkan prilaku negatif jika tidak dapat di kendalikan dengan baik. Emosi yang tidak terkendali menyebabkan lemahnya daya pikir dan tidak optimalnya fungsi akal dalam mengambil suatu keputusan, membangkitkan permusuhan dan prasangka yang berakhir pada kerugian diri sendiri dan penyesalan yang mendalam.
Banyak contoh disekitar kita yang membuktikan bahwa kurangnya kemampuan mengendalikan emosi juga kadang mempengaruhi peningkatan karir. Orang yang memiliki prestasi dan kecerdasan otak bukan jaminan menjadi sukses dalam pekerjaannya, bahkan orang yang berpendidikan formal lebih rendahpun ternyata bisa meraih kesuksesan dengan memiliki kemampuan dalam mengendalikan dan mengelola keceradasan emosinya dengan tepat.
Emosi yang memberikan dampak buruk tidak bisa di anggap sepele, karena memancarkan aura negatif juga tidak baik bagi kesehatan. Tidak jarang emosi negatif mendorong kita melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, maka dari itu penting kiranya untuk kita mengetahui bagaimana cara mengendalikan emosi agar keadaan menjadi lebih baik, yaitu :
![]() |
| www.kembangpete.com |
1. Melatih Jiwa
Dalam mengendalikan emosi atau amarah adalah dengan malatih jiwa, melakukan perlawanan pada diri sendiri agar emosi dapat terkontrol dan menjadi lebih tenang dalam menghadapi situasi apapun. Melatih jiwa kita dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
- Menahan diri dengan diam dan mengubah dengan posisi duduk atau berbaring sambil menarik napas dalam dan beristigfar memohon perlindungan dari setan yang selalu menyesatkan.
- Bersegera mengambil air wudhu, sebagaimana yang di anjurkan Rasulullah dalam haditsnya : “Sesungguhnya amarah itu dari syaitan dan syaitan diciptakan dari api. Api hanya akan padam oleh air, apabila salah seorang dari kalian marah maka berwudhulah”
- Mengingat kembali keutamaan-keutamaan yang Allah janjikan untuk orang-orang yang mampu menahan amarahnya, sebagaimana yang ditunjukkan dalam hadits: “ Barang Siapa yang dapat menahan marah padahal ia mampu, maka Allah Azza Wa Jalla akan memangginya di hadapan para pemimpin mahluk pada hari kiamat nanti, lalu ia disuruh untuk memilih bidadari-bidadari cantik yang ia suka”
2. Memutuskan Sebab-Sebabnya
Kemudian memutuskan sebab-sebab yang menjadi akar dari timbulnya rasa emosi dalam diri. Tidak ada yang lebih mengenal diri kita selain diri kita sendiri, maka perlu kita mengidentifikasi sebab-sebab atau masalah apa saja yang menyebabkan kita bersikap emosional.
3. Berdiskusi
Berdiskusi atau introspeksi diri kita tentang apa yang menjadi kekurangan kita. Jangan merasa diri paling benar dan mengandalkan emosi untuk mengatasi masalah yang di hadapi.Jika seseorang sudah memancing amarah anda maka cobalah mencari alasan orang tersebut melakukan hal tersebut, terkadang sikap emosional muncul karena adanya perbedaan pandangan atau kesalah pahaman yang masih bisa diselesaikan dengan jalan diskusi.
Cara pengendalian emosi tersebut di atas harus dilatih dan dibiasakan secara terus menerus hingga membentuk sebuah karakter. Hanya sekedar memahami itu tidak akan memberikan perubahan jika kita tidak membiasakan diri kita untuk menerapkan cara-cara tersebut di atas. Seperti yang diutarakan dalam buku Stephen R Covey, ´Taburlah gagasan, petiklah perbuatan. Taburlah perbuatan petiklah kebiasaan. Taburlah kebiasaan petiklah karakter. Taburlah karakter petiklah Nasib” Maksdunya adalah melalui pengetahuan kita bisa mengetahui apa yang harus kita lakukan namun itu belum cukup jika tidak barengi dengan latihan atau praktek secara terarah dan terus menerus agar menjadi sebuah karakter. Bagitupun dalam hal mengendalikan emosi perlu adanya pembiasaan agar tidak mengarah pada tindakan yang sifatnya merugikan.

Good article....banyak manfaat..
ReplyDelete