KISAH PALING LENGKAP TENTANG PERJALANAN HIDUP NABI IBRAHIM AS DARI LAHIR HINGGA WAFAT

Nabi Ibrahim adalah salah satu Nabi yang dipilih oleh Allah yang keyakinan dan praktek keberagamaannya dijadikan sebagai contoh atau teladan bagi Nabi-nabi sesudahnya. Nabi Ibrahim juga memiliki posisi yang Istimewa karena selain termasuk dalam barisan para nabi ulul azmi juga merupakan satu-satunya nabi selain Nabi Muhammad yang namanya disebut dalam shalat dan dalam do’a tiga agama Yahudi, Nasrani dan Islam. 

Nama nabi Ibrahim di abadikan dalam Al-Qur;an dan menjadi salah satu  nama surah (Surah ke-14) dan kisahnya dalam Al-Qur’an di ulang hingga 16 kali dalam dua puluh dua surah , suatu jumlah yang cukup besar dalam Al-Qur’an untuk menguraikan satu tema.

KISAH PALING LENGKAP PERJALANAN HIDUP NABI IBRAHIM
iranenglishradioblog.wordpress.com

A. Kelahiran Nabi Ibrahim AS


Nabi Ibrahim hadir dalam pentas sejarah sekitar 4000 tahun yang lalu dan dilahirkan sekitar tahun 2295 SM di daerah yang bernama Ur (sekarang perbatasan antara utara Turki dan Suriah), sebuah kota kecil yang terletak di Kaldea Babilonia.  Nabi Ibrahim lahir dari seorang ayah yang bernama Azar (Tarikh) sebagai salah seorang kepercayaan Raja dalam hal membuat patung sembahan dan Ibunya bernama Amilah.Nabi Ibrahim merupakan keturunan kesepuluh dari Sam bin Nuh AS, adapun silsilah lengkap Nabi Ibrahim yaitu Ibrahim bin Azar bin Nahur bin Sarugh bin Raghun bin Rafigh bin Faligh bin Abir bin Syalih bin Arfakhsyadz bin Sam bin Nuh. Nabi Ibrahim dilahirkan ketika Azar sudah berusia 60 tahun dan beliau juga memiliki dua orang saudara yang bernama Nahur dan Haran. 

Saat itu Babilonia di pimpin oleh seorang raja yang menguasai hampir separuh dunia dan menjadi raja selama kurun waktu 400 tahun. Raja Namrud adalah raja yang terkenal dengan kekejamannya, titahnya ibarat firman Tuhan yang harus dipatuhi oleh rakyatnya. Kesalahan kecilpun bisa berakibat hukuman mati. Kekuasaan yang besar yang berada di tangannya itu  dan kemewahan hidup yang berlebih-lebihan yang ia nikmati lama kelamaan menjadikan ia tidak puas dengan kedudukannya sebagai raja.

Hingga suatu malam raja Namrud terbangun dari tidurnya dalam keadaan marah yang luar biasa sambil berteriak-teriak meminta kepada para prajuritnya untuk mengumpulkan semua meteri, penyihir, para ahli tafsir mimpi  karena mimpi yang baru saja di alaminya. Dalam mimpinya ia mendapati dirinya dalam masa-masa sulit, dia melihat seorang anak kecil masuk ke dalam kamarnya dan mengambil mahkota yang sedang dipakainya, setelah berhasil mengambilnya, anak kecil itu kemudian menghancurkan mahkota tersebut. 

RAJA NAMRUD
http://vavilon-plen.ru
Dalam keadaan genting yang seperti ini para ahli tafsir mimpi yang hadir berusaha mengamankan diri mereka karena khawatir jika mengungkapkan tafsir mimpi yang kurang mengenakkan raja maka akan berakibat kematian dan kesengsaraan. Tiba-tiba ada seorang tua memecah ketegangan dengan mengungkapkan apa yang dia pahami dari arti mimpi tersebut dan berkata bahwa arti mimpi tersebut sejatinya memiliki makna yang sangat jelas yaitu dalam waktu dekat akan lahir seorang anak laki-laki yang akan mengambil tahta dan mahkota kerajaan.

Mendengar apa yang di utarakan oleh lelaki tua penafsir mimpi tersebut, orang-orang yang tadinya merasa ketakutan dengan amarah raja kini menjadi semakin menjilat raja demi mengamankan diri. Sementara itu muncul pula salah seorang perdana metrinya yang mengusulkan pembunuhan semua bayi laki-laki yang baru lahir. Karena keserakahannya akhirnya raja namrud dengan senang hati menerima usulan tersebut.

Keesokan harinya dia mengumpulkan para prajurit pembawa berita dimana dia menitahkan untuk membunuh semua pemuda yang berumur kurang dari lima belas tahun dan anak yang baru lahir. Jika mendapati keluarga yang menentang titah tersebut maka semua anggota keluarga harus di bunuh. 

Masa itu merupakan masa-masa yang sangat mencekam bagi masyarakat Babilonia. Bagaimana tidak jika kebengisan dan kekejaman itu terjadi di hadapan mereka. Tangisan para orang tua terdengan dimana-mana, aliran sungai tidak lagi berupa air tapi berubah menjadi darah. Tanpa ampun para prajut membunuh bayi yang baru lahir layaknya binatang buas yang haus darah. Banyak ibu yang kehilangan akalnya, banyak ayah yang memilih bunuh diri dari pada harus menyaksikan kematian anaknya. Setiap orang seolah berubah menjadi acaman bagi yang lain, karena saling mingintai dan memberi kabar ke istana dengan dalih bahwa mereka yang belum merasakan kehilangan anak juga harus merasakan sakitnya kehilangan anak karena dibunuh.

Perintah dari raja Namrut juga sampai ke telinga Azar yang memang dekat dengan raja sebagai pembuat patung sembahan, dan ini menjadi makin sulit bagi Azar dan istrinya karena masa dimana raja mengumumkan pembunuhan semua anak laki-laki juga saat itu Azar sedang menantikan kelahiran anaknya yang sudah lama dinantikan. Dia takut jika yang lahir adalah anak laki-laki maka ia harus menyaksikan kematian anaknya.

Awalnya Azar tidak tau apa yang harus dia lakukan melihat banyaknya prajurit yang disebar untuk mencari bayi laki-laki disetiap sudut wilayah Babilonia. Namun rencana Allahlah yang terjadi, setiap kali ada dukun bayi yang memeriksa Amila, setiap kali itu juga bayi yang ada dalam kandungannya menghilang sehingga para dukun bayi pun tidak dapat mengetahui bahwa sebenarnya Amila sudah mengandung selama Sembilan bulan.

Keesokan paginya ketika gelap masih menyelimuti kota Babilonia Azar bertindak cepat dengan membawa istrinya ke tengah hutan. Ia memasuki hutan yang tidak pernah di datangi oleh manusia  bahkan burung dan elangpun tidak berani hinggap di atas pohon besar dan rindang yang ada di hutan itu. Azar membawa istrinya bersembunyi kedalam gua di balik batu-batu besar  di mana di samping kiri kanan gua terdapat tebing-tebung tinggi dan curam sehingga tidak aka nada seorangpun yang bisa mendengar bunyi-bunyian dari kejauhan. Di dalam gua inilah Amila melahirkan Nabi Ibrahim dalam keadaan sehat. Kebahagiaan sekaligus kesedihan menyelimuti Azar dan Amila karena bayi yang dilahirkan adalah bayi laki-laki dan itu berarti bahwa mereka harus meninggalkan anaknya di dalam gua sendirian dan memasrahkan segalanya kepada Sang Maha Kuasa.

Sudah menjadi kehendak Allah untuk menjaga para Rasul-Nya dari segala sesuatu yang tidak di kehendaki. Seperti bayi pada umumnya Nabi Ibrahim tertidur dengan pulas di dalam gua yang tenag dengan diselimuti kain yang dililitkan Amilah keseluruh badannya agar selalu merasa hangat. Namun beberapa saat kemudian beliau dibangunkan oleh rasa lapar dan menggerak-gerakkan mulutnya mencari air susu ibunya. Kuasa Allahpun memainkan perannya, karena tidak mendapatkan air susu ibunya akhirnya bayi mungil itu menggerakkan tangannya dan memasukkan ibu jari dalam mulutnya. Seketika itu juga air susu dan madu memancar dari jari-jarinya yang akhirnya membuat Nabi Ibrahim tertidur pulas kembali. Allah benar-benar Maha Kuasa atas segala sesuatu, ketika Allah menghendaki memberikan rezki kepada hamba-Nya maka tidak ada satupun makhluknya yang mampu menghalanginya, begitupun dengan Kadarullah yang berhubungan dengan hidup dan rezky Nabiullah Nabi Ibrahim AS. Bukan hanya rezki yang Allah jaminkan kepada Nabi Ibrahim tetapi Allah juga mengutus malaikat untuk menjaga dan menemani Nabi Ibrahim.

Waktu terus berlalu dan tiada hari yang dilewati Amila Ibu Nabi Ibrahim tanpa perasaan sedih memikirkan nasib anaknya, namun firasat yang ada dalam hatinya selalu merasa yakin bahwa anaknya masih dalam keadaan hidup. Berkali-kali Azar meyakinkan Amila bahwa mungkin saja anak mereka sudah mati dimakan binatang buas yang ada di dalam hutam. Namun ia tetap kukuh dengan pendiriannya dan bersikeras untuk melihat anak yang ditinggalkannya di dalam gua. Melihat kegigihan istrinya, akhirnya Azarpun luluh dan menemani Amila memasuki hutan menuju gua tempat anaknya. 

Betapa terkejut Azar dan Amila melihat seorang anak kecil keluar dari Gua dalam keadaan sehat tanpa kurang satu apapun terlebih lagi yang menjadikan Amila semakin takjub adalah ternyata selama ini nabi Ibrahim di jaga oleh seekor singa dan seekor kijang yang darinyalah Nabi Ibrahim kecil memperoleh susu. Rasa haru dan bahagia bercampur menjadi satu menghinggapi perasaan Azar dan Amila setelah melihat anaknya yang masih hidup. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena mengingat mereka tidak bisa membawa pulang Nabi Ibrahim. Ibrahimpun meminta kepada ayahnya untuk ikut pulang namun bagitu banyak kebimbangan yang muncul jika ia memutuskan untuk membawa pulang anaknya. Akhirnya Azarpun meminta Ibrahim untuk bersabar dan memintanya untuk tinggal dalam Gua lagi untuk sementara waktu demi keselamatannya.

B. Masa remaja Nabi Ibrahim


Setelah beberapa tahun Nabi Ibrahimpun tumbuh menjadi anak yang dikaruniai kecerdasan yang luar biasa oleh Allah. Beliau kemudian memutuskan untuk mencari keberadaan ayah dan ibunya. Bagitu bahagia perasaan Amila waktu itu melihat keluarganya yang sudah lengkap. Setelah tinggal beberapa waktu bersama ayahnya, Nabi Ibrahimpun melihat pekerjaan ayahnya sebagai pekerjaan yang menurutnya itu sangat aneh. Azar membuat patung yang kemudian dijadikan sesembahan, sedangkan iya melihat bahwa patung sesembahan yang dibuat oleh ayahnya itu tidak bisa melakukan apapun. Beberapakali Nabi Ibrahim kecil diminta untuk membantu ayahnya menjual patung buatannya. Sebagai anak yang berbakti Nabi Ibrahimpun mematuhi perintah ayahnya untuk menjual patung meskipun sebenarnya beliau sangat enggan melakukannya, dengan mengatakan “Siapakah yang Ingin membeli patung yang tidak bisa melakukan apa-apa ini”. Banyak orang yang merasa marah dengan apa yang dilakukan Nabi Ibrahim namun karena mereka melihtnya sebagai anak kecil maka merekapun menganggapnya sebagai candaan saja.

Semakin bertambah dewasa usia Nabi Ibrahim maka semakin matang pula pemikirannya tentang ketauhidan. Dari sinilah nalar dan pemikirannya memberontak melihat tingkah laku masyarakat sekitar yang semakin tidak masuk akal. Mereka yang menganggap patung-patung ciptaan tangan manusia sebagai Dewa yang harus di sembah dan menggantungkan harapan-harapan mereka pada benda-benda yang tidak hidup dan tidak bergerak.Nabi Ibrahimpun mulai mencari kebenaran dari apa yang mereka sembah.

Comments

Popular posts from this blog

RINCIAN ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN GEDUNG

CARA PALING MUDAH MENGENDALIKAN EMOSI

PROPOSAL WIRAUSAHA BARU KRIPIK UBI GORENG